PKS Sanding Abu Syauqi karena Popularitas dan Netralitas Calon

Detik Bandung - Setelah pada awalnya sudah hampir berkoalisi dengan PDIP, kemudian merapat dengan Koalisi Poros Tengah dan PAN, akhirnya PKS memilih single fighter dalam Pilwalkot Bandung Agustus mendatang. Popularitas dan netralitas menjadi alasan PKS memilih Abu Syauqi, tokoh Bandung menjadi calon wakil walikota.

"Dilihat dari aspek popularitas dan netralitas Abu Syauqi, akhirnya kami memilihnya. Apa yang telah dilakukannya, masyarakat sudah tahu. Dia sebagai pendiri rumah zakat Indonesia dan juga ketua ikatan dai Indonesia," ujar Ketua DPD PKS Kota Bandung Haru Suandharu, usai deklarasi pasangan Taufikurahman-Abu Syauqi di GOR C’tra, Jalan Cikutra, Minggu (22/06/2008).

Ketika ditanya peluang PKS memenangkan Pilwalkot mendatang, mengingat PKS hanya maju sendiri, Haru menyatakan optimis. "Melihat konstelasi politik sekarang ini, kami masih optimis," katanya.

Dengan adanya dua kandidat lain yang menjadi pesaing, Haru menyatakan hal itu akan membuka peluang besar bagi PKS untuk memenangkan Pilwalkot. "Bisa dilihat dari dukungan masyarakat yang menginginkan perubahan besar," ujarnya.

Haru menambahkan sebelum akhirnya memilih Abu Syauqi, PKS sempat melakukan komunikasi yang alot dengan PAN. Namun tidak mencapai kesepakatan dari para calon yang diajukan kedua belah pihak. "PAN punya lima calon yang diajukan dan kita tiga. Semuanya tidak ada yang kami sepakati," ungkapnya.(ern/ern)

2 Responses to “PKS Sanding Abu Syauqi karena Popularitas dan Netralitas Calon”

  1. Esa Says:

    hmm..tapi bagi masyarakat awam, seolah abu itu emang bukan eksternal partai. Semoga ALLAH memberikan keputusan terbaik. Pemimpin yang menyayangi rakyatnya dan amanah.

  2. Pleasance Says:

    Keep up the good work.

Leave a Reply