Trendi: Kami Tak Akan Hamburkan Uang Selama Kampanye

Bandung - Bukan rahasia lagi, jika ajang kampanye selalu menghabiskan dana yang tak sedikit. Selain dana dari partai dan pendukung, para calon yang ikut berlaga pun harus mengeluarkan dana yang tak sedikit. Pasangan Trendi yang diusung PKS dan empat parpol lainnya bersepakat tidak akan menghamburkan dana pada saat kampanye.

Calon wakil walikota Deni Triesnahadi atau lebih dikenal dengan nama Abu Syauqi menuturkan dirinya akan menyumbang dana sebesar Rp 125 juta dari koceknya pribadi. "Kami sudah sepakat tidak akan menghamburkan uang pada saat kampanye nanti, karena masih banyak yang lapar di luar sana," ujarnya di sela-sela pendaftaran ke KPU Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Senin (23/06/2008).

Hal tersebut diamini oleh calon walikota Taufikurahman. Dia mengaku belum mengeluarkan dana sepeser pun untuk keperluan Pilwalkot mendatang.

"Dari 15 juta tabungan yang saya miliki, saya belum keluarkan sepeser pun. Agak malu juga sih, karena selama ini saya selalu didukung oleh teman-teman di partai," ujarnya.

Dia mencontohkan bantuan dari partai mulai dari pembuatan stiker dan spanduk yang bergambar dirinya.

Sementara itu Ketua DPD PKS Bandung Haru Suandharu menyatakan sumbangan dari pasangan tersebut bukan lah mahar untuk partai. "Kami tidak mewajibkan calon harus memberikan mahar kepada partai. Sumbangan itu bukan mahar tetapi infak," tandasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Bandung Beni Mustofa mengatakan bahwa pasangan calon tidak boleh menerima sumbangan dana dari pihak asing dan BUMN ataupun BUMD. Pasangan pribadi pun dibatasi hanya Rp 50 juta dan perusahaan Rp 300 juta.(ern/ern)

Leave a Reply